Kamis, 02 Mei 2013

Transistor dan Tipe Penguatnya


Penguat Kelas A
            Penguat tipe kelas A dibuat dengan mengatur arus bias yang sesuai di titik tertentu yang ada pada garis bebannya, sehingga seluruh sinyal keluarannya bekerja pada daerah aktif.
Selanjutnya dapat menggambar garis beban rangkaian ini dari rumus tersebut. Sedangkan resistor Ra dan Rb dipasang untuk menentukan arus bias. Sebelumnya menetapkan berapa besar arus Ib yang memotong titik Q.
·         Analisis data :
Cin pada rangkaian tersebut digunakan sebagai kapasitor coupling untuk membatasi arus DC yang akan memasuki rangkaian. Ra dan Rb merupakan pasangan resistor yang diparalel, berfungsi untuk membagi tegangan sehingga dapat menghasilkan tegangan basis. Syarat dari penguat kelas A bahwa tegangan pada Vb harus > 0.7V. sehingga tegangan Vc lebih besar. Rc digunakan untuk menghasilkan Vce. Re digunakan untuk menstabilkan suhu transistor.  Ce digunakan untuk membypass atau menghilangkan arus AC. Sehingga sinyal yang dihasilkan penuh.

·         Kelebihan :
Ø  Sinyal keluaran sama dengan sinyal input.
Ø  Bentuk rangkaian lebih sederhana dari penguat yang lain.
Ø  Tidak terjadi crossover device
·         Kekurangan :
Ø  Memiliki efisiensi yang rendah kira-kira hanya 25% - 50%.
Ø  Transistor selalu aktif (ON) sehingga sebagian besar dari sumber catu daya terbuang menjadi panas.

Penguat Kelas B
Titik B adalah satu titik pada garis beban dimana titik ini berpotongan dengan garis arus Ib = 0. Karena letak titik yang demikian, maka transistor hanya bekerja aktif pada satu bagian phase gelombang saja.
·         Analisa data :
Pada penguat kelas B push pull, komponen yang digunakan sama dengan penguat kelas A, tetapi dibuat dengan 2 buah transistor Q1 (NPN) dan Q2 (PNP). Karena kedua transistor ini bekerja bergantian.  Jika sinyalnya berupa gelombang sinus, maka transistor Q1 aktif pada 50 % siklus pertama (phase positif 0o-180o) dan selanjutnya giliran transistor Q2 aktif pada siklus 50 % berikutnya (phase negatif 180o – 360o). Selain itu tegangan bias harus sama dengan 0 sehingga titik yangdihasilkan pada daerah cut off.
·         Kelebihan :
Ø  Praktis membuat kedua trasistor dalam keadaan OFF.
Ø  Efisiensi penguat kelas B kira-kira sebesar 75%.
·         Kekurangan :
Ø  Transistor memiliki ke-tidak ideal-an.
Saat bekerja di frekuensi rendah terdapat distorsi yang besar.

Penguat kelas C
Transistor penguat kelas C bekerja aktif hanya pada phase positif saja, bahkan jika perlu cukup sempit hanya pada puncak-puncaknya saja dikuatkan. Sisa sinyalnya bisa direplika oleh rangkaian resonansi L dan C.
·         Analisis data
Rangkaian diatas juga tidak perlu dibuatkan bias, karena transistor memang sengaja dibuat bekerja pada daerah saturasi. Rangkaian L C pada rangkaian tersebut akan ber-resonansi dan ikut berperan penting dalam me-replika kembali sinyal input menjadi sinyal output dengan frekuensi yang sama. Rangkaian ini jika diberi umpanbalik dapat menjadi rangkaian osilator RF yang sering digunakan pada pemancar.
·         Kelebihan :
Ø  Penguat kelas C memiliki efisiensi yang tinggi bahkan sampai 100%.
·         Kekurangan :
Ø  Namun tingkat fidelitasnya memang lebih rendah.
Ø  Pada kekurangan kelas B, kelas C lebih parah.
Ø  Kelas C tidak dapat digunakan pada audio amplifier.

Makalah Bahasa Pemograman Java

Globalisasi informasi dan konvergensi dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan sekarang ini menyebabkan manusia mampu merealisasikan mimpi-mimpi generasi masa lalu. Perangkat keras yang lebih baik dengan masih mematuhi hukum Moore yang menyatakan bahwa kapasitas microprosessor berlipat dua dengan harga setengahnya setiap 18 bulan , perangkat lunak yang lebih besar dan kompleks sekaligus juga mudah dipakai, lebih handal, bahkan gratis untuk Open Source software,perkembangan jaringan baik itu Internet maupun wireless network dalam fase inflasioner dengan beraneka ragam perangkat keras dan lunak di dalamnya. Semua hal tadi menyebabkan kita harus berhenti untuk berfikir dan merenung sejenak bagaimana kita bisa mengelola kompleksitas yang tinggi dan perubahan yang cepat tersebut.
v   M engapa kita perlu belajar bahasa Java?

nah, karena materinya cukup banyak dan kalau ditulis semuanya akan membuat bosan agan2 n sista maka untuk membaca materi ini lebih lanjut silahkan klik disini

Jenis Jenis Topologi Jaringan


Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Topologi BUS
Keuntungan :
1.     Hemat kabel
2.     Layout kabel sederhana
3.     Mudah dikembangkan
Kerugian :
1.     Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
2.     Kepadatan lalu lintas
3.     Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
4.     Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Topologi TokenRING
            Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan
Keuntungan :
Hemat Kabel
Kerugian :
1.     Peka kesalahan
2.     Pengembangan jaringan lebih kaku

Topologi STAR
            Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.
Keuntungan :
1.     Paling fleksibel
2.     Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
3.     Kontrol terpusat
4.     Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
5.     Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian :
1.     Boros kabel
2.     Perlu penanganan khusus
3.     Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Extended STAR
            Mengembangkan topologi STAR yang dikembangkan. Berupa link-link individual yang dihubungkan pada hub-hub/switch secara terkonsentrasi.

Hierarcial
            Dibuat similar dengan Extended Star, tetapi sistem di-link ke sebuah computer yang mengontrol traffic dalam topologi

Mesh
            Digunakan pada kondisi di mana tidak ada hubungan komunikasi terputus secara absolute antarnode komputer. Sebagai contoh adalah sistem-sistem control dari sebuah nuclear power plant. Topologi ini merefleksikan juga bagaimana desain dari internet, yang memiliki multipath ke berbagai lokasi.

Peer-to-peer Network
            Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberi komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipejari dan dipakai.

Hardware dan Software Komputer


KOMPUTER
 Komputer merupakan sekumpulan peralatan elektronik yang saling berkaitan antara komponen satu dan komponen yang lainnya sehingga dapat digunakan untuk memasukkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi.
 Agar dapat digunakan untuk memproses data diperlukan dua perangkat yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, yaitu :
 1. Perangkat keras komputer (hardware); dan
 2. Perangkat lunak komputer (software).
 Hardware (perangkat keras) komputer, tidak akan dapat digunakan tanpa kita beri perintah dengan suatu kode atau bahasa pemrograman tertentu, atau yang sering disebut sebagai Software Komputer (perangkat lunak).

HARDWARE KOMPUTER
 Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya.
 Agar dapat digunakan untuk memasukkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi maka paling sedikit perangkat komputer harus terdiri dari keyboard, CPU (Central Processing Unit), monitor, dan printer.
Dilihat dari fungsinya, peralatan komputer dapat dibedakan menjadi llima macam, yaitu :
Peralatan masukan (Input), seperti :
  • Keyboard
  • Mouse
  • Scanner
  • Joystick
  • Video player
  • Dan lain-lain.

Processor
  • RAM
  • ROM
  • Hard disk
  • Floppy disk
  • Compact disk
  • Modem
  • Sound card
  • MIDI card
  • TV card

Peralatan proses, seperti :
  • Peralatan penyimpanan (memory), seperti :
  • Peralatan tambahan (periferal), seperti :
  • Peralatan keluaran (output), seperti :
  • Monitor
  • Speaker
  • Printer

1. Peralatan Masukkan (Input)
 Peralatan ini berfungsi untuk memasukkan data dari luar ke dalam processor atau memori komputer sehingga dapat diolah menjadi informasi. Peralatan input terdiri dari beberapa peranti sebagai berikut :

Keyboard
Keyboard merupakan media input yang merupakan sarana pendukung utama untuk dapat memasukkan huruf, angka, karakter khusus, serta sebagai sarana untuk memberikan perintah dari user (pemakai komputer) melalui tombol-tombol yang ada.

Tombol pada keyboard dapat dibedakan menjadi empat bagian, yaitu :

Typewriter Key
Adalah suatu tombol yang berfungsi sama dengan tombol yang ada pada mesin tik.

Numeric Key
Tombol ini akan berfungsi sebagai tombol numeric (angka) jika tombol  < Num Lock> lampunya menyala (on). Akan tetapi, jika lampunya mati (of) maka yang berfungsi adalah tombol yang bukan numeric.

Function Key
Tombol ini terdiri dari 12 tombol yaitu F1 hingga F12. adapun kegunaannya tidak sama antara satu dengan lainnya, tergantung pada program yang sedang dijalankan.

Special Function Key
Tombol ini akan berfungsi jika ditekan bersamaan dengan tombol yang lain

Mouse
Alat ini digunakan untuk mengatur perpindahan kursor secara cepat atau digunakan untuk memberikan perintah secara praktis dan cepat pula. Di dalam mouse terdapat bola kecil yang jika digerakkan akan menyebabkan sinyal-sinyal listrik terkirim ke komputer sesuai dengan pergerakkan mouse.

2. Central Processing Unit

Fungsi dari CPU adalah untuk memproses dan mengolah data guna mendapatkan informasi sesuai dengan yang diharapkan. Fungsi peralatan yang ada di dalam CPU dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu peralatan proses, peralatan penyimpanan, dan peralatan periferal.

Peralatan proses
Alat yang digunakkan untuk mengolah dan memproses data. Yang termasuk di dalam bahasan peralatan proses adalah processor, ROM, RAM.

Processor
Processor adalah salah satu bagian yang terpenting di dalam komputer, karena inilah yang menentukkan jenis suatu komputer. Semakin tinggi kenis processor komputer maka semakin baik pula komputer tersebut.

ROM
ROM merupakan singkatan dari Read Only Memory. ROM berisikan suatu program yang telah ditetapkan oleh penbuat perangkat komputer dan keberadaan program ini tidak dapat diubah, ditambah, maupun dikurangi oleh pemakai komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada di dalam ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Di antara perintah dari ROM adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk mengecek semua peralatan yang ada di unit sistem, dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun aliran listrik padam.

RAM
RAM adalah memory yang dapat diisi dengan program dan data selama aliran listrik masih hidup. Bila aliran listrik padam maka terhapus pula seluruh isinya. Misalnya Anda telah mengetik kurang lebih sepanjang ¾ layar, kemudian aliran listrik padam padahal anda belum melakukan penyimpanan maka hilanglah seluruh data yang ditik tersebut.

Peralatan Penyimpanan
Adalah alat-alat untuk menyimpan data, informasi instruksi, maupu program. Ada beberapa peralatan penyimpanan, antara lain :

Disket
Hardisk
CD (Compact Disk)
Flashdisk
Disk Array Controller
3. Peralatan Tambahan

Periferal adalah perangkat tambahan yang dipasang untuk lebih mendayagunakan komputer. Perangkat ini ada yang digolongkan sebagai perangkat masukan, processor, dan perangkat keluaran. Alat ini biasanya berbentuk kartu yang harus di pasang pada expantion slot yang terletak di motherboard. Beberapa perangkat tambahan yang biasa digunakan, seperti :

Modem
Music Card
TV Card
Webcam
Headphone
4. Peralatan Keluaran

Peralatan keluaran adalah alat yang digunakan untuk menampilkan informasi dari komputer. Peralatan keluaran yang sering digunakan adalah :

Monitor
Alat untuk menampilkan hasil pengetikan pemrosesan data.dalam istilah komputer, informasi atau tulisan yang terlihat pada layar monitor dinamakan soft copy.

Printer
Alat untuk mencetak informasi pada kertas. Dalam istilah komputer, informasi atau segala sesuatu yang telah tercetak di kertas dinamakan hard copy.

Speaker
Alat untuk mengeluarkan suara.biasanya dipakai jika program komputernya sudah berbasis windows atau mltimedia.

SOFTWARE KOMPUTER
 Hardware (perangkat keras) komputer, tidak akan dapat digunakan tanpa kita beri perintah dengan suatu kode atau bahasa pemrograman tertentu, atau yang sering disebut sebagai Software Komputer. Software Komputer terbagi menjadi 2, yaitu :

1. Software Aplikasi.

Software Aplikasi merupakan software yang digunakan untuk melakukan pemrosesan, pekerjaan akhir bagi pengguna akhir (end user) suatu hardware.

contoh : Microsoft Word, Excel. Sofware ini terbagi menjadi 2 klasifikasi yaitu :

a. Sofware Aplikasi Umum adalah

Program yang melakukan pekerjaan pemrosesan informasi umum bagi para pemakai akhir. Contohnya: program pengolah kata (word processing), program kertas kerja (spreedsheet), program program managemen data base, program grafik, adalah program-program yang terkenal diantara para pemakai, mikrokomputer untuk pemakaian rumah, pendidikan, bisnis, keilmuan, dan banyak tujuan lain.

b. Sofware Aplikasi Khusus (Sofware Aplikasi Bisnis)

Tersedia untuk mendukung aplikasi khusus para pemakai akhir dalam bisnis dan bidang lainnya. Contohnya: sofware aplikasi bisnis mendukung perekayasaan ulang dan otromatisasi proses bisnis dengan aplikasi e-bussiness strategis seperti managemen hubungan pelanggan, enterprise resourse planning, dan menegemen rantai pasokan. Contoh lainnya adalah sofware yang dapat diaplikasikan dalam Web seperti electronic commer,atau dalam berbagai area fungsional seperti managemen sumberdaya manusia, akuntansi dan keuangan

2. Software Sistem.

Sofware Sistem merupakan suatu software yang digunakan mengelola, mendukung operasi sistem dan jaringan. Contohnya : Operation System. Software sistem terdiri dari 2 klasifikasi, yaitu :

a. Program Managemen Sistem.

Merupakan program untuk mengelola hardware, software, jaringan dan sumber daya data dari sistem komputer selama pengoperasian berbagai pekerjaan pemrosesan informasi dari para pemakai. Contoh: dari program managemen sistem penting adalah sistem operasi, program managemen jaringan, sistem managemen database, dan utilitas sistem.

b.Program pengembangan sistem.

Merupakan program-program yang membantu para pemakai untuk mengembangkan program dan mengembangkan program dan prosedur sistem informasi serta yang mempersiapkan program bagi para pemakai untuk pemrosesan melalui komputer. Program pengembangan sofware utama adalah penerjemah dan editor bahasa pemrograman, serta berbagai jenis CASE (computer-aided software engineering) dan al;at pemrograman lainnya.

PENUTUP
Kesimpulan

Perangkat keras komputer (hardware) adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.

Hardware (perangkat keras) komputer, tidak akan dapat digunakan tanpa kita beri perintah dengan suatu kode atau bahasa pemrograman tertentu, atau yang sering disebut sebagai Software Komputer.


DAFTAR PUSTAKA


Purwanto,Edi. 2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Murtono, Sri, M.Pd. 2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Blog pada WordPress.com.

































Tips Membuat Daftar Riwayat Hidup (Curricilum Vitae)


Agar terlihat profesional dan menarik, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan dalam membuat curriculum vitae (CV):

  • Gunakan kertas putih polos
CV hendaknya polos tidak menggunakan background image (dasar bergambar).
  • Status perkawinan
Cantumkan status perkawinan (single, married, atau divorced).
  • Foto terbaru
Lampirkan pas foto terbaru. Sebaiknya gunakan pas foto berwarna, dan berpakaian resmi (jas lengkap dengan dasi).
  • Referensi
Bila memungkinkan, cantumkan referensi, yaitu orang yang bisa dihubungi oleh pihak penyeleksi untuk menanyakan hal-hal penting seputar diri anda (biasanya nama atasan dimana anda bekerja sebelumnya).
  • Pekerjaan yang diinginkan
Selalu cantumkan jenis pekerjaan yang anda inginkan. Jangan menulis bahwa anda siap bekerja dalam posisi apa saja karena akan memberi kesan bahwa anda adalah pekerja serabutan. Tuliskan saja spesialisasi anda.
  • Format standar surat resmi
Gunakan huruf dengan ukuran dan jenis standar (warna hitam), contohnya font jenis Times New Roman.
  • Pengalaman kerja
Cantumkan deskripsi singkat tentang pekerjaan anda pada perusahaan sebelumnya (bukan nama perusahaannya) sebanyak-sebanyaknya tiga perusahan terakhir, berikut pangkat dan jabatannya.
  • Pengalaman lain yang menunjang
Cantumkan pengalaman atau organisasi yang berhubungan dengan spesialisasi anda. Jika anda adalah seorang spesialis bidang kimia, maka pengalaman sebagai juara I lomba melukis atau pejabat ketua senat tidak perlu dicantumkan.
  • Identitas
Cantumkan identitas anda dengan jelas.
Format resume atau curriculum vitae di setiap negara berbeda-beda. Hal ini tampaknya dipengaruhi oleh budaya, kebiasaan dan pandangan politik di setiap negara yang berbeda-beda pula. Sebagai contoh, untuk resume standar di Amerika Serikat (AS) tidak perlu mencantumkan foto, agama, status perkawinan dan umur, karena hal itu dianggap sangat pribadi.
Perusahaan tidak meminta pencantuman keterangan-keterangan seperti itu karena bisa dianggap melakukan ‘early prejudice’. Di AS perusahaan tidak boleh melakukan diskriminasi dalam penerimaan pegawai, baik diskriminasi atas ras, umur, status maupun agama. Sedangkan di Singapura, kadang dalam resume diminta mencatumkan keterangan ras.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja


Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda.

1. Kesan Individual
Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. X.
Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.

2. Singkat dan Padat
Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.
Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.

3. Rapi dan Bersih
Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.
Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.

4. Isi
Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:
  • Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.
  • Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.
  • Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.
  • Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".


5. Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan".

Rabu, 01 Mei 2013

STANDARDISASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH


 Standadisasi berasal dari kata dasar standar mendapat sifiks isasi yang mengandung nosi/arti membuat jadi. Dalam hal ini standardisasi dimaksudkan seperangkat langkah-langkah untuk membuat jadi ”Perpustakaan Sekolah yang standar” Karena itu standardisasi dalam tulisan seerhana ini memberi gambaran ”perpustakaan sekolah yang standar  berdasarkan ” Badan Standardisasi Nasional, Standar Nasional Indonesia : Perpustakaan Sekolah, 2010”.
            Perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar dan bagian integral dari sekolah bersama-sama dengan sumber belajar lainnya bertujuan mendukung proses kegiatan belajar mengajar demi tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. SNI 7329:2009 tentang Perpustakaan Sekolah dimaksudkan untuk menyediakan acuan tentang manajemen perpustakaan yang berlaku pada perpustakaan sekolah baik negeri maupun swasta yang meliputi pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
             Pemerintah menetapkan kebijaksanaan khususnya dalam pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan informasi bagi semua masyarakat Indonesia yang diarahkan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa serta meningkatkan kemampuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan. Mengingat betapa pentingnya keberadaan perpustakaan di pedesaan sebagai salah satu sarana/media yang amat efisien dan efektif untuk mendapatkan informasi, maka dipandang perlu untuk mengetahui penyelenggaraan pepustakaan Desa/Kelurahan, dan hal ini didukung dengan adanya SNI 7596:2010 tentang, Perpustakaan Desa/Kelurahan yang dimaksudkan untuk menyediakan acuan tentang organisasi dan penyelenggaraan, koleksi layanan, tenaga serta sarana prasarana yang berlaku pada perpustakaan desa.
            Ruang lingkup Standar perpustakaan sekolah ini menetapkan dasar pengelolaan perpustakaan sekolah. Standar ini berlaku pada perpustakaan sekolah baik negeri maupun swasta yang meliputi : (1)  Pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs), atau bentuk lain yang sederajat; (2). Pendidikan menengah berbentuk sekolah menengah atas (SMA), madrasah aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah aliyah kejuruan (MAK), atau bentuk lain yang sederajat.
            Misi perpustakaan sekolah yaitu : ( 1)Menyediakan informasi dan ide yang merupakan fondasi agar berfungsi secara baik di dalam masyarakat masa kini yang berbasis informasi dan pengetahuan;( 2)Merupakan sarana bagi murid agar terampil belajar sepanjang hayat dan mampu mengembangkan daya pikir agar mereka dapat hidup sebagai warga  negara yang bertanggung jawab.
            Perpustakaan sekolah bertujuan menyediakan pusat sumber belajar sehingga dapat membantu pengembangan dan peningkatan minat baca, literasi informasi, bakat serta kemampuan peserta didik.
            Perpustakaan memperkaya koleksinya dan menyediakan materi perpustakaan dalam berbagai bentuk media dan format dalam rangka mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
            Perpustakaan sekolah mengembangkan koleksinya disesuaikan dengan kegiatan proses belajar mengajar di sekolah. Dalam upaya meningkatkan minat baca, pengembangan koleksi diarahkan pada rasio satu murid sepuluh judul buku. Perpustakaan menambah koleksi buku per tahun sekurang-kurangnya 10% dari jumlah koleksi.
            Perpustakaan melanggan minimal satu judul majalah dan satu judul surat kabar yang terkait dengan kelangsungan proses pembelajaran.
            Perpustakaan menyediakan buku pelajaran pelengkap yang sifatnya membantu atau merupakan tambahan buku pelajaran pokok yang dipakai oleh siswa dan guru. Perpustakaan wajib menyediakan bacaan yang mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah yang meliputi koleksi non fiksi yang terkait dengan kurikulum dan koleksi buku fiksi dengan perbandingan 60 : 40
            Koleksi materi perpustakaan referensi minimal meliputi kamus umum bahasa Indonesia dan kamus bahasa Inggris (untuk pendidikan dasar dan menengah), kamus bahasa daerah, kamus bahasa Jerman, Prancis, Jepang, Arab, Mandarin (untuk pendidikan menengah), kamus subyek, ensiklopedi, sumber biografi, atlas, peta, bola dunia, serta buku telepon.
Perpustakaan menyediakan akses sumber informasi elektronik termasuk internet.
            Pengolahan dan perawatan materi perpustakaan diorganisasikan agar dapat ditemubalik secara cepat dan tepat., dideskripsikan, diklasifikasi dan disusun secara sistematis dengan menggunakan : Pedoman deskripsi bibliografis; Bagan klasifikasi;Pedoman tajuk subjek dan atau tesaurus;  Pedoman penentuan tajuk entri utama. Perawatan materi perpustakaan meliputi kegiatan yang bersifat pencegahan dan penanggulangan kerusakan.
            Sumber Daya Manusia,:  seperti: (1) Kepala perpustakaan  yang memimpin dan  bertanggung jawab kepada kepala sekolah.  Kualifikasi kepala sekolah perpustakaan sekolah atau tenaga kependidikan dengan pendidikan minimal diploma dua di bidang ilmu perpustakaan dan informasi atau diploma dua bidang lain yang sudah memperoleh sertifikat pendidikan di bidang ilmu perpustakaan dan informasi dari lembaga pendidikan yang terakreditasi.( 2). Tenaga perpustakaan sekolah sebagai tenaga teknis berpendidikan minimal pendidikan menengah serta memperoleh pelatihan kepustakawanan dari lembaga pendidikan dan pelatihan yang terakreditasi. Pengembangan sumber daya manusia Perpustakaan memberikan kesempatan untuk pengembangan sumber daya manusianya melalui pendidikan formal dan nonformal kepustakawanan.
            Layanan Perpustakaan Perpustakaan minimal melakukan layanan antara lain (1). Layanan sirkulasi Jasa perpustakaan untuk meminjamkan materi perpustakaan bagi pengguna sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (2). Layanan referensi Jasa perpustakaan dalam menjawab pertanyaan, menelusur dan menyediakan materi perpustakaan dan informasi sesuai dengan permintaan pengguna dengan mendayagunakan koleksi referensi. (3). Pendidikan pengguna Kegiatan perpustakaan yang bertujuan menjadikan pengguna mampu mendayagunakan koleksi perpustakaan secara mandiri sesuai dengan kebutuhannya.
            Jam buka perpustakaan, Waktu yang diberikan oleh perpustakaan untuk memberikan layanan kepada pengguna minimal delapan jam sehari.
            Dalam Penyelenggaraan Perpustakaan Setiap sekolah menyelenggarakan perpustakaan sekolah, sebagai bagian integral dari sekolah berada di bawah tanggung jawab kepala sekolah.  Dan sebagai sumber belajar, kedudukannya sejajar dengan sumber belajar lainnya. Perpustakaan sekolah juga merupakan  unit kerja yang melakukan kegiatan/fungsi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan pendayagunaan materi perpustakaan untuk mendukung pembelajaran.
            Kegiatan dan fungsi tersebut dalam bidang perpustakaan dikelompokkan menjadi dua;
1). layanan teknis yaitu kegiatan pengadaan dan pengolahan materi perpustakaan;

(2). Layanan pembaca yaitu kegiatan yang memberikan layanan kepada pengguna perpustakaan. 
            Untuk melaksanakan fungsi tersebut, perpustakaan sekolah dipimpin oleh kepala perpustakaan sekolah yang ditunjuk/ditetapkan berdasarkan surat tugas/surat keputusan kepala sekolah. Unit perpustakaan sekolah dalam struktur organisasi sekolah:

1. STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH SEBAGAI BERIKUT (SECARA MICRO):


          2. STRUKTUR ORGANISASI  PERPUSTAKAAN SEKOLAH   (MAKRO) :


            Perpustakaan menyediakan ruang yang cukup untuk koleksi, staf dan penggunanya. Perpustakaan menyediakan ruang dengan luas sekurang-kurangnya untuk SD/MI 56 m², untuk SMP/MTS 126 m², SMA, MA, SMK dan MAK 168  m². Area koleksi seluas 45% dari ruang yang tersedia, area baca pengguna seluas 25% dari ruang yang tersedia, area staf perpustakaan seluas 15% dari ruang yang tersedia, area lain-lain seluas 15% dari ruang yang tersedia.  
            Perpustakaan menyediakan sekurang-kurangnya rak buku, lemari katalog, meja dan kursi baca, meja dan kursi kerja, meja sirkulasi, mesin tik/perangkat komputer dan papan pengumuman/pameran.
Sekolah menjamin tersedianya anggaran perpustakaan setiap tahun sekurang-kurangnya 5% dari total anggaran sekolah di luar belanja pegawai dan pemeliharaan serta perawatan gedung.
Perpustakaan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk keperluan pengguna.
Perpustakaan menyelenggarakan kerjasama dengan pendidik serta kerjasama dengan perpustakaan dan atau badan lain untuk meningkatkan mutu pendidikan.
            Dari uraian di atas  standardisasi perpustakaan sekolah diharapkan dengan kerja sama dengan pihak-pihak terkait, khususnya Kepala Srkolah, Perpustakaan Sekolah dapat menyelenggarakan perpustakaan yang sesuai dengan standar, atau paling tidak ada upaya melakukan pembenahan, sehingga perpustakaan akan semakin berkembang menuju perpustakaan yang lebih baik untuk melayani mayarakat.
Selain itu penulis berpendapat bahwa  standardisasi perputakaan sekolah dapat terwujud jika pemerintah secara aktif  mendukung standardisasi ini dengan usaha-usaha penyediaan fasilitas sarana, prasarana, penambahan koleliksi buku, dan non buku, juga peningkatan kualitas perguruan tinggi jurusan perpustakaan.

DAFTAR PUSTAKA
  
Badan Standardisasi Nasional, Standar Nasional Indonesia : Perpustakaan Sekolah, 2010.




PANDANGAN GURU BAHASA INDONESIA TERHADAP PERUBAHAN KURIKULUM 2013


 by: NURIL ANWAR,S.Pd.

Penulis sebagai guru Bahasa Indonesia sejak tahun 1980 sampai sekarang tentu sudah mengalami berbagai bentuk kurikulum yang telah dikembangkan, diujicobakan, validasi sampai pada sosialisasi pelaksanaannya. Mulai kurikulum 1975 dengan buku paket yang disediakan pemerintah cukup lengkap, yaitu Bulu paket pelajaran untuk siswa(hanya berupa latihan dan kegiatan siswa}. buku paket untuk guru beserta juknis penggunaan buku paket, serta buku paket bacaan(berisi berbagai jenis teks tulis) yang dipersiapkan untuk model dan media  pembelajaran. Dari bentuk latihan dalam buku paket, buku petunjuk secara implicit maupun eksplisit merupakan indikasi keharusan guru mata pelajaran untuk melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia secara konverhenship, sudah menganjurkan pemanfaatan hakekat bahasa dalam penerapan pembelajaran terpadu, sudah menyarankan siswa enjadi subjek dalam kegiatan pembelajaran. Bahkan dala kurikulum 1975 sudah menggunakan pendekatan komunikatif.
Dalam tulisan sederhana ini penulis ingin menyampaikan keprihatinannya atas hasil dari usaha para pengembangan kurikulum yang selama ini di lapangan hanya untuk sebagai kelengkapan almari-almari dokumen yang secara umum belum diterapkankan. Lebih prihatin lagi kalau ada guru yang ingin mengajak untuk berubah selalu menjadi bahan tertawaan, bahkan tidak sedikit yang menjadi korban pengucilan. sebagai contoh bentuk penilaian/evaluasi (rubric, alatevaluasi) sampai bentuk format laporan kepada orang tua, sejak tahun 1980 sampai sekarang masih banyak yang saya jumpai belum berubah.
Perubahan kurikulum yang memang sudah diagendakan pemerintah memang sudah valid, para pengengembang kurikuum sudah berusaha menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Namun selama kami di ujung tombak ini tanpa mendapat pembinaan secara melekat, system pemantauannya di masing-masing lembaga belum maksimal, serta pemegang kebijakan mutu yang benar-benar memehami dan mau berubah untuk menerapkan kurulum baru, insya Allah usaha para pengembang kurikulum tersebut tidak sia-sia. Dana pemerintah yang dikeluarkan untuk segala sesuatu yang terkait dalam pelaksaan kurikulum ter sebut juga tidak sia-sia. Tidak ada lagi pemegang kebijakan mutu yang menjawab ya masih dalam proses.
Dari uraia singkat di atas penulis menyikapi adanya perubahan kuri kulum 2013 merasa bangga dengan harapan bentuk-bentuk pembinaan yang selama ini diprediksi kurang efektif harus ada perubahan pula,monitoring terhadap pelaksaan kuri kulum harus didukung oleh aturan yang mengikat bagi para pelaksana di lapangan, saran dan prasaran yang mendukung pelaksanaan kurikulum baru harus difasilitasi, sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak terlalu jauh kesenjangan antara hasil kerjakan para pengembang dengan hasil di lapangan.
Sebagai guru bahasa Indonesia penulis berpendapat perubahan kurikulum sejak 1975, 84,94, dan seterusnya belum berhasil mengubah guru dalam penampilannya di kelas tanpa pembinaan secara melekat, system pemantauannya di masing-masing lembaga belum maksimal, serta pemegang kebijakan mutu yang benar-benar memehami dan mau berubah untuk menerapkan kurulum baru, insya Allah usaha para pengembang kurikulum. dengan demikian tulisan ini benar-benar pendek namun semoga menjadi informasi objektif dari guru Bahasa Indonesia selaku pelaksana kurikulum di ujung tombak dunia pendidikan.
gambar
gambar
HARI KURNIAWAN AREMA